Perlu Kita Renungkan
(K’mera Sembiring)
Bencana alam atau gempa di negara kita secara terus menerus terjadi seperti : Mandailing natal (Sumut), Tasikmalaya (Jabar), Sumbar (Padang) dalam beberapa bulan ini Indonesia terus dikejutkan bencana alam,belum lagi teroris yang kita tidak tau apakah ada disekeliling kita, mengapa ini terus terjadi pada negeri kita ini, mungkin tuhan sudah mulai bosan dengan tingkah laku manusia, , inilah perlu kita renungkan dimana jawaban itu
Jeritan seorang Ibu paruh baya ini berteriak sembari memegang telepon genggam dari seorang reporter TV pada saat mengadakan wawancara menyatakan, ” kami telah kehilangan anak, kami telah kehilangan segalanya tak ada lagi yang dapat kami lakukan, dengan menyebut Allah maha besar ibu tersebut terus berucap sembari air mata terus mengalir yang tak hentinya sembari melihat sekeliling bangunnan yang telah rata dengan tanah. Ini adalah potret yang bisa kita saksikan lewat media Televisi yang ditayangkan salah satu media elektronik sejak terjadinya gempa di Padang (Sumbar). Seakan jeritan itu masih terngiang di telinga kita, dikala seseorang mengulurkan kotak bantuan gempa di padang kepada kita.
Berbagai opini dari kalangan pakar gempa instansi Pemerintah LIPI dan BPPT menyampaikan mengapa terjadi gempa di beberapa wilayah di Indonesia akhir- akhir ini,. melalui media cetak dan elektronik. Bahkan dari pernyataan yang tertulis di media cetrak ada yang menyatakan bahwa gempa terjadi bukan karena alam tetapi dari manusianya, yang kurangnya pengalaman dan keahlian yang cukup untuk bangunan berada di daerah gempa seperti Padang, tidak bisa disamakan kwalitas di setiap daerah karena adanya perbedaan dari struktur tanah. Yang menjadi pertanyaan apakah tidak dapat diatasi gempa atau bencana di negeri kita ini paling tidak untuk mengurangi korban dari bencana tersebut.?
Prof. Dr Jan Sopaheluwakan,Deputi Bidang Jasil LIPI menyampaikan yang dikutip melalui (www.intralipi.go.id, 12/10/09) bencana atau gempa bukan seperti perkiraan cuaca, dapat diprediksikan kapan akan datang. Gempa atau Bencana terburuk masih bisa datang lagi, untuk itu maka perlu adanya manajemen pelatihan untuk menangani bencana.”Masyarakat kita ini tidak terbiasa dengan pelatihan, biasanya hanya militer saja. Padahal pelatihan untuk penanganan bencana alam, seperti gempa di Sumatra Barat (Sumbar) penting sekali,” disampaikan Prof.Jan
Ketika kita mendengar terjadi bencana terhentak kita sembari tidak kita sadari mengucapkan ”mengapa negeriku ini ” kok sekarang – sekarang ini sering terjadi musibah baik dari alam dan ulah manusia seperti pemboman. Semua yang menjadi korban adalah manusia yang tidak berdosa. Dari kejadian ini perlu kita renungkan siapakah yang disalahkan, pemimpin kah, rakyat kah, atau semuanya. Tidak ada jawaban yang pasti karena semua itu berbalik ke masing masing diri kita.
Seakan kita terus diingatkan dikala terjadi musibah di negeri ini dengan alunan sebagain petikan lagu dari lirik syair Ebiet G Ade,
Kita mesti telanjang dan
benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam bathin
Tengok lah ke dalam
sebelum bicara
singkirkan debu yang masih melekat
Tuhan pasti telah memperhitungkan
amal dan dosa yang kita perbuat
kemanakah lagi langkah yang harus kita tuju
hanya kepadanya
kita bersembah dan bersyujud ,dstnya…….
semoga alunan syair ini dapat menjadi pedoman kita untuk membuat sesuatu yang terbaik di negeri yang kita cintai ini. Paling tidak, kita tidak menambahi hal yang tidak terpuji untuk negeri ini agar tuhan senantiasa mau memberikan ridhoNya di negeri ini.(yp)